Pria Mabuk Kabur Saat Potong Rambut

Ilustrasi: OrangeWELLINGTON - Seorang pria di Selandia Baru harus berurusan dengan hukum saat dirinya kedapatan enggan membayar sebuah salon yang memotong rambutnya. Pria itu diketahui tengah mabuk saat melakukan aksinya.

Trevor Crampton mengaku kepada hakim bahwa dirinya baru menyadari rambut dipotong, saat ia bangun di pagi hari dan melihat potongan barunya di kaca. T

etapi Crampton tidak pernah ingat apakah dirinya sudah bayar salon yang ia datangi atau tidak.

Crampton mengaku tidak ingat sama sekali kejadian itu karena tengah dalam keadaan mabuk berat. Alhasil, dia pun dibawa ke pengadilan Distrik Hastings dan mengaku bersalah atas ulahnya. Demikian diberitakan orange, Jumat.

Pria berusia 56 tahun tersebut pun dinyatakan bersalah melakukan penipuan sebesar 15 poundsterling atau sekira Rp215 ribu (Rp14.336 per poundsterling). Crampton pun mengakui dirinya tengah mabuk berat saat itu, dan tidak membayar ongkos potong rambutnya.

Insiden yang berlangsung pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat ini, langsung diselesaikan oleh pihak kepolisian. Polisi yang menginterogasi Crompton, menilai pria itu tidak sadar saat memberikan keterangan.

Hakim yang mengadili ulah Crompton menyatakan, insiden tersebut membuat trauma penata rambut di salon tersebut. Hakim pun mendenda Crompton sebesar 75 poundsterling atau sekira Rp1,07 juta. Selain itu, Crompton juga diharuskan membayar biaya potong rambut.

0 komentar:

Post a Comment

silahkan berkomentar